Kompilator dan Interpreter

Desember 10, 2008 at 10:08 am | In Uncategorized | Leave a Comment

1.1.1                 Kompilator dan Interpreter

 

Pada dunia komputer istilah kompilator dan interpreter digunakan untuk menamakan perangkat lunak yang digunakan untuk menterjemahan dari bahasa pemrograman tingkat tinggi menjadi instruksi yang dapat dimengerti oleh mesin atau sistem komputer. Perangkat lunak untuk menterjemahkan instruksi bahasa tingkat tinggi dapat dibagi menjadi dua yaitu kompilator dan interpreter (translator).

 

1.1.1.1            Kompilator

Kompilator adalah program komputer yang digunakan untuk proses translasi dari instruksi yang ditulis dengan satu bahasa komputer ke hasil output dalam bahasa komputer yang lainnya. Kebanyakan kompilator digunakan untuk mentranslasi kode sumber yang ditulis dengan bahasa tingkat tinggi menjadi kode objek atau bahasa mesin. Dengan output berupa bahasa mesin, maka akan dapat secara langsung dijalankan oleh komputer atau virtual machine. Output yang dihasilkan adalah dalam bentuk file yang executable.

Beberapa jenis perangkat lunak kompilator adalah:

1.   Produksi Borland, yaitu Delphi, C++ Builder, Jbuilder, C# Builder, Turbo Pascal, Turbo C, Turbo Basic, Turbo C++, Turbo Asembler, Borland C++, dan Kylix.

2.   Produksi Microsoft, yaitu Visual Basic, Visual C++, Qbasic,

3.   Produksi GNU, yaitu ANSI C,

 

1.1.1.2            Interpreter

Interpreter adalah program komputer yang digunakan untuk menjalankan program lain. Berbeda dengan kompilator dimana kompilator harus membuat file executable berisi instruksi dalam bahasa mesin terlebih dahulu untuk kemudian dijalankan. Interpreter tidak perlu harus membuat file executable dahulu, karena interpreter dapat secara langsung menginterpretasi kode sumber dalam bentuk script untuk kemudian diterjemahkan menjadi instruksi mesin secara langsung.

Model kerja dari interpreter jelas membutuhkan waktu lebih lama untuk menjalankan script program dibandingkan dengan jika kita langsung menjalankan program dalam bentuk file yang executable. Namun model interpreter tersebut secara total waktu menjadi lebih ringkas dan cepat jika dibandingkan dengan proses pada kompilator, dimana harus memproduksi terlebih dahulu file executable baru dapat dijalankan programnya.

Beberapa jenis perangkat lunak interpreter adalah:

1.      Common LISP

2.      Qbasic

3.      PHP

4.      Perl

 

 

1.1.2               Virtual Machine

 

Virtual machine atau mesin virtual adalah jenis perangkat lunak yang dapat menciptakan lingkungan atau platform komputer di atas sebuah platform komputer. Dengan kata lain virtual machine dapat menciptakan lingkungan atau platform komputer yang identik pada sebuah komputer, beberapa diantaranya bahkan dapat mengemulasi sebuah arsitektur komputer menjadi arsitektur komputer yang lain. Sekarang jenis virtual machine juga ada yang dapat mengemulasi sistem komputer agar dapat menjalankan sistem operasi yang lain.

Secara umum terdapat dua jenis virtual machine, yaitu:

1.      Virtual machine aplikasi, adalah jenis virtual machine yang dapat menjalankan aplikasi di atas sistem operasi. Biasanya sering disebut sebagai middleware karena bekerja diantara sistem operasi dan aplikasi komputer. Contoh dari virtual machine ini adalah Java Virtual Machine dan Common Language Runtime.

2.      Virtual machine sistem operasi, adalah jenis virtual machine yang dapat menciptakan lingkungan sistem komputer atau sering disebut sebagai komputer virtual agar dapat menjalankan sistem operasi yang lain. Virtual machine ini sering disebut sebagai emulator, karena mengemulasi sistem operasi menjadi sebuah mesin virtual. Contoh dari virtual mesin ini adalah VMWare Workstation dan Microsoft Virtual PC.

 

1.1.2.1            Java Virtual Machine (JVM)

Java Virtual Machine atau JVM adalah jenis perangkat lunak virtual machine aplikasi untuk menjalankan program dalam kode instruksi Java. Java sendiri adalah bahasa komputer yang digunakan pada sistem platform Java, dimana memiliki jenis instruksi mesin yang berbeda dengan sistem komputer jenis PC atau yang lainnya. Oleh karena itu agar sebuah komputer dapat menjalankan sebuah program dalam bahasa Java, maka diperlukan JVM yang sering disebut sebagai middleware yang berfungsi untuk menterjemahkan instruksi Java (JVM instruction set) menjadi instruksi mesin pada komputer jenis tertentu.

Java Virtual Machine dalam nama lain disebut sebagai Java Runtime Environment (JRE), dikembangkan oleh Sun Microsystem untuk memperluas penggunaan bahasa Java pada platform komputer manapun. Oleh karena itu program yang dibuat dengan java dapat dijalankan pada banyak platform komputer maupun berbagai sistem operasi komputer. Dengan sistem emulasi instruksi ini, maka program java ini banyak sekali dipakai pada aplikasi-aplikasi di perangkat mobile, karena perangkat mobile saat ini sudah banyak yang sudah memiliki Java Virtual Machine.

 

1.1.2.2            VMWare Workstation

VMWare Workstation adalah jenis perangkat lunak virtual machine sistem operasi yang dapat menjalankan beberapa jenis sistem operasi secara bersamaan dalam satu waktu. VMWare Workstation merupakan produk perangkat lunak komersial yang dikembangkan oleh EMC Corporation. Perangkat lunak ini merupakan virtual machine untuk komputer dengan platform Intel x86 atau sejenisnya.

Dengan cara menciptakan komputer virtual pada sebuah sistem komputer, maka sistem operasi yang lain dapat dijalankan pada komputer virtual tersebut. Setiap virtual komputer yang diciptakan dapat menjalankan sistemnya sendiri dan memiliki sistem operasi sendiri. Beberapa contoh sistem operasi yang didukung adalah Windows, Linux, Solaris, dan keluarga BSD. Jadi dengan perangkat lunak VMWare, maka sebuah komputer secara fisik dapat menjalan beberapa sistem operasi sekaligus secara bersamaan.

 

1.1.2.3            Common Language Runtime

Common Language Runtime (CLR) adalah jenis virtual machine aplikasi ditambah runtime library yang mendasari sistem .NET Framework. CLR dapat mengeneralisasi banyak bahasa komputer agar dapat dijalankan pada platform yang sama. Sampai saat ini sudah lebih dari 40 bahasa komputer yang sudah didukung pada sistem ini, yaitu seperti Visual Basic .NET, ASP .NET, Visual C#, Visual J#, Visual C++ .NET, Deplhi .NET, C++ Builder .NET, dll. Dengan sistem CLR ini, maka antara satu program dengan program lain yang berbeda bahasanya dapat saling berhubungan dan memanfaatkan library yang sama.

 

 

Model kerja Common Language Runtime

Common Language Runtime dikembangkan oleh Microsoft untuk mendukung sistem .NET Framework. Microsoft .NET Framework adalah platform perangkat lunak yang berfokus pada Rapid Application Development (RAD), Platform Independence, dan Network Transparency. Sistem ini mengdopsi platform Java dari Sun yang juga bersifat platform independence.

No Comments Yet »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.